, ,

Rangkuman Materi Masalah Ekonomi Untuk SBMPT 2019

14.32


Rangkuman Materi Masalah Ekonomi Untuk SBMPT 2019

SBMPTN tahun 2019 sudah semakin dekat, terutama untuk kamu kamu yang gap year seperti saya. Apalagi saya Cuma lulusan SMK teknik yang pada dasarnya bias dikatakan lebih parah kondisinya. Buat kalian yang lulusan SMA masih mending enaknya karena ada basic dasar dasar pelajaran yang akan diujikan di SBMPTN.

Sementara saya, tidak ada sama sekali, jadi harus benar – benar belajar mulai dari nol. Itu lebih berat daripada harus mengulang dan hanya mengingatnya saja. Tapi menyerah juga bukan pilihan terbarik dan berjuang adalah hal tersendiri yang cukup berarti buat saya. Oleh karena itu, dengan tulisan tulisan di blog ini diantaranya bertujuan untuk membantu diri saya sendiri dalam belajar apapun yang saya ingin pelajari.

belajar singkat


Kali ini mari bahas sedikit tentang ekonomi. Ilmu ekonomi cakupannya luas, ada ekonomi makro dan ekonomi mikro, tapi bukan hanya dua hal itu saja yang akan dibahas yaitu semuanya dan saya akan coba merangkum materi demi materi supaya memudahkan saya sendiri untuk belajar menyiapkan SBMPTN khususnya Soshum. Saintek terlalu berat buat saya karena basic Fisika dan Kimia tidak ada sama sekali di SMK. Mungkin dengan soshum saya bias sedikit demi sedikit menghafalnya dan menguasainya.

Tidak perlu panjang lebar lagi, mari kita simak bersama – sama ulasan berikut:

Menurut Prof P.A. Samuelson, ilmu ekonomi adalah suatu studi mengenai individu-individu dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumber-sumber yang terbatas tetapi dapat digunakan berbagai cara  untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa dan mendistribusikannya untuk kebutuhan konsumsi, sekarang dan pada masa datang, kepada berbagai individu dan golongan masyarakat.
Inti masalah ekonomi adalah kelangkaan, yaitu adanya kesenjangan antara kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber, sarana, atau alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas.
A.       MACAM-MACAM KEBUTUHAN
      Jenis kebutuhan dapat dikelompokan menurut:
a.      Intensitas
Ø  Primer, contoh: makan, pakaian, rumah, dan lain-lain.
Ø  Sekunder, contoh: televisi, hp, dan lain-lain.
Ø  Tersier, contoh: mobil, apartemen.
b.     Waktu
Ø  Sekarang, contoh: minum obat
ketika sakit, makan ketika lapar.
Ø  Yang         akan   datang,         contoh: menabung.
c.      Sifat
Ø  Jasmani, contoh: olahraga.
Ø  Rohani, contoh: pendidikan.
d.     Subjek
Ø  Individu, contoh: pakaian, obat, dan lain-lain.
Ø  Sosial, contoh: tempat ibadah.
B.       BARANG DAN JASA
a.     Jenis-jenis Barang dan Jasa
 Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan (barang dan jasa), dapat dibedakan menurut: 
Ø  Kegunaannya (konsumsi, produksi)
Ø  Cara memperoleh (ekonomi, bebas)
Ø  Proses pembuatannya (bahan mentah, setengah jadi, dan barang jadi).
Ø  Hubungan dengan benda-benda lain
( subsitusi, komplementer )
b.     Macam-macam Kegunaan Barang dan
Jasa (Utility)
1.     Form utility adalah benda akan berguna apabila adanya perubahan bentuk. Contoh: kayu yang sudah menjadi kursi atau meja.
2.     Time utility adalah benda akan berguna karena waktu penggunaannya tepat.
Contoh: payung saat hujan.
3.     Place utility adalah benda akan berguna tergantung pada tempat benda tersebut berada. Contoh: pasir lebih berguna jika di kota dibandingkan di sungai.
4.     Ownership utility adalah benda itu akan berguna tergantung pada kepemilikannya. Contoh: cangkul lebih berguna jika dimiliki oleh petani.
5.              Element utility adalah benda itu akan berguna karena ada unsur di dalamnya. Contoh: kandungan/unsur dari jagung (karbohidrat) berguna bagi tenaga manusia.
C.       MASALAH EKONOMI
            Permasalahan dasar ekonomi meliputi:
1.     Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak (What)?
2.     Bagaimana cara memproduksi (How)?
3.     Untuk siapa barang-barang tersebut di produksi (For Whom)?
D.      METODE EKONOMI
            Metode ekonomi, antara lain:
1.     Metode induksi (empiris), yaitu metode yang  bermula dari kenyataan/fakta yang ada di masyarakat, dianalisa, kemudian dibuat kesimpulan ekonomi.
2.     Metode deduksi (abstrak), yaitu metode yang bermula dari teori-teori/dalil-dalil umum yang telah ada lalu dianalisa, kemudian dibuat kesimpulan ekonomi.
3.     Metode sintesa (induksi-deduksi), yaitu metode yang menggunakan kenyataan dan teori secara bersama-sama untuk membuat kesimpulan ekonomi.
E.       HUKUM EKONOMI

 Hukum ekonomi adalah hubungan/pertalian antara dua variabel ekonomi yang saling berkaitan.
 Contoh: Hukum permintaan, hukum penawaran, Hukum Gresham, dan lain-lain.
            Ciri-ciri hukum ekonomi, antara lain:
1.     Berlaku jika keadaan yang lain tetap (Ceteris paribus). Keadaan tersebut, antara lain:
Ø  Pendapatan konsumen tetap
Ø  Selera konsumen tetap
Ø  Harga barang lain tetap
Ø  Tidak ada barang pengganti/substitusi
2.     Berlaku secara relatif (tidak secara mutlak)
3.     Bersifat tendensi ekonomi, yaitu hukum ekonomi berlaku jika ada gejala menuju apa yang dinyatakan dalam hukum ekonomi tersebut.
 Dalam ilmu ekonomi antara variabel yang satu dengan variabel yang lain mempunyai hubungan.
            Hubungan ekonomi ada dua macam, yaitu:
1. Hubungan kausal (sebab akibat) 2. Hubungan fungsional/interdependence (saling memengaruhi).
F.       PEMBAGIAN ILMU EKONOMI
a.     Ilmu Ekonomi Teori ( Theory Economics )
1.     Ilmu ekonomi mikro, yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang masalah-masalah ekonomi secara khas dari suatu rumah tangga ekonomi tertentu. Contoh: pasar, permintaan, penawaran, dan lainlain.
2.     Ilmu ekonomi makro, yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang masalahmasalah ekonomi secara keseluruhan (besar). Contoh: pendapatan nasional, pengangguran, pembangunan ekonomi, dan lain-lain.
b.     Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Ekonomics)
 Yaitu ilmu ekonomi yang kajiannya tentang penerapan/mempraktikkan segala sesuatu yang telah disimpulkan oleh ilmu ekonomi teori.
c.     Ilmu Ekonomi Lukisan (Deskriptive Economics)
 Yaitu ilmu ekonomi yang hanya menggambarkan suatu masalah ekonomi suatu negara secara khusus tanpa mengadakan pembatasan.
d.     Ekonomi Normatif
 Yaitu ilmu ekonomi yang membahas masalah ekonomi sebagaimana seharusnya dengan pertimbangan etika dan nilai yang dirangkum oleh kebijakan ekonomi.
G. PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI  
a.     Prinsip ekonomi, yaitu dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang tertentu, atau dengan pengorbanan yang tertentu untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya.
b.     Motif ekonomi adalah segala sesuatu yang mendorong manusia  untuk melakukan tindakan ekonomi. Tindakan tersebut berupa: 1. Untuk mencari keuntungan
2.     Untuk mencapai penghargaan
3.     Untuk mencapai kekuasaan
4.     Untuk melakukan kegiatan sosial

H. POLITIK EKONOMI
 Politik ekonomi adalah kebijakan ekonomi pemerintah dalam upaya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam bidang ekonomi, yaitu untuk kemakmuran masyarakat.

You Might Also Like

0 komentar

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Blog Archive